Data Base Manajemen Sistem
Data Base Manajemen Sistem, adalah suatu sistem atau perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola suatu dan menjalankan operasi terhadap suatu data yang diminta penggunanya.
DBMS merupakan perangkat lunak yang terancang untuk dapat melakukan utilisasi dan mengelola koleksi data dalam jumah besar. DBMS juga memudahkan untuk melakukan manipulasi sebuah data. Sebelum adanya DBMS data pada umumnya disimpan dalam bentuk flatfile, yaitu file teks yang ada pada sistem operasi. Sampai sekarangpun masih ada aplikasi yang menimpan data dalam bentuk flat secara langsung. Menyimpan data dalam bentuk flat file mempunyai kelebihan dan kekurangan. Penyimpanan dalam bentuk ini akan mempunyai manfaat yang optimal jika ukuran filenya relatif kecil. Penyimpanan data juga dapat dilakukan dengan menggunakan program bantu seperti spreadsheet. Penggunaan perangkat lunak ini memperbaiki beberapa kelemahan dari flat file, seperti bertambahnya kecepatan dalam pengolahan data. Namun metode ini masih memiliki banyak kelemahan, diantaranya adalah masalah manajemen dan keamanan data yang masih kurang.
Database Flat File sama dengan file data pada spreadsheet (misal MS Excel), berupa satu file berisi baris-baris dengan jumlah kolom tetap yang disimpan berurutan dalam suatu file.
Ilustrasi-nya :
| NIM | Nama | Alamat | Telp. |
| 0912500253 | Ana | Ciledug | 021-543-1234 |
| 0911500098 | Ani | Tangerang | 021-777-7890 |
| 0912456788 | Devi | Tangerang | 021-765-8943 |
| 0911345672 | Fitri | Petukangan | 021-761-6789 |
Manfaat dan kelebihan DBMS dibandingkan penyimpanan dalam bentuk flat file atau spreadsheet :
| Perfomance | Penyimpanan dalam bentuk DBMS cukup besar, jauh berbeda dengan performance data yang disimpan dalam bentuk flat file. Disamping memiliki kerja yang lebih baik, juga akan ada pengefisienan media penyimpanan dan memori sekalipun. |
| Integritas | Redudansi adalah kejadian berulangnya data atau kumpulan data yang sama media penyimpanan. Sebuah database mengakibatkan pemborosan maka lebih terjamin jika dengan penggunaan DBMS. Masalah redudansi sering ditemukan terjadi dalam DBMS. |
| Indepedensi | Perubahan struktur database dimungkinkan terjadi tanpa harus mengubah aplikasi yang mengaksesnya sehingga pembuatan antarmuka ke dalam data akan lebih mudah dengan penggunaan DBMS. |
| Sentralisasi | Data yang terpusat akan mempermudah pengelolaan database. Terdapat kemudahan pengguna DBMS dan juga kekonsistenan data yang diakses secara bersama-sama akan lebih terjamin dari pada data disimpan dalam bentuk file atau worksheet yang tersebar. |
| Sekuritas | Keamanan dalam DBMS akan memberikan keluwesan dalam pemberian hak akses kepada pengguna. Karena DBMS memiliki sistem keamanan yang lebih fleksibel daripada pengamanan pada file sistem operasi. |
Contoh aplikasi yang mempergunakan Data Base Manajemen Sistem adalah akutansi sumber daya manusia seperti Banking, Universities, Sales, dll.
Contoh Software DBMS :
~ Oracle
~ SQL server
~ MySQL-Front
~ MS Access
~ dan sebagainya.
Oracle
Nama Oracle berasal dari kode nama-CIA-proyek yang didanai Ellison yang sebelumnya dipekrjakan oleh Ampex.
Oracle Database (biasanya disebut sebagai Relational Database Manajemen System yang di singkat RDBMS Oracle atau hanya lebih sering di sebut dengan Orcle). Oracle Database adalah sebuah system manajemen database relasional yang diproduksi oleh Oracle Corporation.
Oracle database adalah suatu koleksi data yang ada pada suatu file atau sekumpulan file. Database Oracle ini sendiri berisi struktur secara logic dan juga fisik. Sebuah Oracle instance akan melibatkan atau menggunakan suatu memory area yang biasa dinamakan System Global Area (SGA) dan juga akan membuat background process yang berguna bagi interaksi antara SGA dan file database di dalam hardisk. Pada Oracle Real Application Server (RAC), lebih dari satu instance akan menggunakan satu database yang sama. Instance ini pada umumnya berada pada server yang berbeda dan terhubung satu sama lain dengan kecepatan yang tinggi.Dalam fungsinya ketika membuat suatu aplikasi, maka pasti akan membuat struktur database seperti tabel dan index yang digunakan untuk menyimpan data dan mempercepat proses pengambilan datanya. Anda dapat membuat sinonim bagi nama obyek, view object pada database yang berbeda dan bahkan Anda bisa membatasi hak akses kepada suatu obyek. Anda bahkan dapat menggunakan tabel eksternal untuk mengakses file di luar database.
Di dalam Oracle Database, struktur dasarnya adalah sebuah table. Pada oracle database terdapat tipe table yang biasa dikenal yaitu :
Relational tables
Dengan menggunakan tipe data yang telah disediakan oleh Oracle, maka dapat membuat tabel untuk menyimpan data dan bisa dimanipulasi oleh aplikasi Anda. Tabel yang Anda buat akan memiliki definisi kolomnya masing-masing, dan Anda dapat menambah atau menghapus kolom pada table tergantung dengan kebutuhan.
Object-relational tables
Untuk mendapat manfaat dari fitur seperti type inheritance, maka dapat menggunakan kemampuan object-relational pada Oracle Database. Anda dapat mendefinisikan tipe data Anda sendiri dan kemudian menggunakannya sebagai dasar bagi definisi kolom tabel Anda dan lain-lain.
Index-organized tables
Anda dapat membuat suatu tabel yang mana menyimpan datanya sendiri dalam suatu stuktur index, dan membolehkan data untuk bisa disortir dalam tabel.
External tables
Data yang disimpan dalam flat file dapat diperlakukan sebagai suatu tabel yang mana user dapat melakukan query secara langsung dan bisa melakukan join kepada tabel lain di dalam query-nya. Anda dapat menggunakan external table untuk mengakses volume data yang sangat besar tanpa harus me-loading-nya ke dalam database.
Partitioned tables
Anda dapat membagi suatu tabel ke dalam beberapa partisi, yang mana akan membolehkan Anda untuk mengatur bagian dari tabel secara terpisah. Anda dapat menambah partisi baru pada suatu tabel, split partisi yang sudah ada dan mengadministrasi partisi yang ada. Aktivitas partisi ini bisa menyederhanakan atau meningkatkan aktivitas pemeliharaan performa dan juga query dari user.
Dropped tables
Pada Oracle Database 10g, Anda dapat dengan cepat me-recover tabel yang terhapus dengan perintah flashback table to before drop. Anda dapat mengembalikan beberapa tabel sekaligus atau mengembalikan seluruh database pada kondisi sebelum dihapus. Oracle juga mendukung flashback query, yang mana akan menampilkan versi sebelumnya dari row pada tabel.
Temporary tables
Anda dapat menggunakan perintah create global temporary table untuk membuat tabel sementara yang mana beberapa user dapat menggunakannya bersama-sama. Setiap user akan hanya dapat melihat row mereka dalam tabel tersebut.
Clustered tables
Jika dua tabel biasa digunakan bersama, maka Anda dapat seara fisik menyimpannya bersama ke dalam suatu struktur yang bernama cluster.
SQL server (MySQL-Front)
Pernyataan SQL dapat berupa SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, CREATE TABLE,DROP TABLE,GRANT,REVOKE.
MySQL ialah sebuah perangkat lunak sistem manajemen database SQL atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia.
MySQL adalah sebuah system manajemen database. Database adalah sekumpulan data yang terstruktur. Sebuah system manajemen database yang saling berhubungan. Sebuah hubungan databse dari data yang tersimpan pada table yang terpisah daripada menyimpan semua data pada ruang yang sangat besar. Hal ini menambah kecepatan dan fleksibilitas. Table-tabel tersebut dihubungkan oleh hubungan yang sudah didefinisikan mengakibatkan akan memungkinkan untuk mengkombinasikan data dari beberapa table sesuai dengan keperluan. Data-data itu dapat suatu daftar belanja yang sangat sederhana sampai ke galeri lukisan atau banyaknya jumlah informasi pada jaringan perusahaan. Untuk menambah, mengakses dan memproses data yang tersimpan pada database komputer, kita membutuhkan manajemen database seperti MySQL.
MySQL sering disebut ‘Open Source Software’. ‘Open Source’ maksudnya program tersebut memungkinkan untuk dipakai dan dimodifikasi oleh siapa saja. Semua orang bisa mendownload MySQL dari Internet dan memakainya tanpa membayar sepeser pun. Seseorang dapat mempelajari ‘ Source Code ‘ dan dapat mengubahnya sesuai dengan kebutuhan mereka. MySQL menggunakan GPL (GNU General Public License).
MySQL dikembangkan oleh sebuah perusahaan Swedia bernama MySQL AB, yang dulunya perusahaan itu bernama TcX DataKonsult AB (sekitar tahun 1994–1995 ), walaupun cikal bakal kodenya sudah ada sejak tahun 1979. TcX itu adalah perusahaan pengembang software dan konsultan database.Tujuan mula-mula TcX membuat MySQL pada waktu itu juga memang untuk mengembangkan aplikasi Web untuk klien.
Mula-mula TcX memakai mSQL, atau “mini SQL” yang dibuat oleh David Hughes. Barangkali mSQL adalah satu-satunya kode database open source yang tersedia dan cukup sederhana saat itu, meskipun sudah ada Postgres. Namun ternyata, menurut Monty (Michael Widenius, atau “Monty”, pengembang satu-satunya di TcX, memiliki aplikasi UNIREG dan rutin ISAM yang dibuat sendiri), mSQL tidaklah cukup cepat maupun fleksibel. Versi pertama mSQL bahkan tidak memiliki indeks.
Setelah mencoba menghubungi David Hughes (pembuat mSQL) dan ternyata mengetahui bahwa David tengah sibuk mengembangkan versi dua, maka keputusan yang diambil Monty yaitu membuat sendiri mesin SQL yang antarmukanya mirip dengan mSQL tapi memiliki kemampuan yang lebih sesuai kebutuhan.
MySQL merupakan database yang sangat cepat, dapat diandalkan dan mudah untuk digunakan. Jika hal itu yang anda cari maka anda harus mencobanya. Selain itu, source programnya pun dapat anda dapatkan secara gratis dan syntax-syntaxnya mudah untuk dipahami dan tidak rumit serta pengaksesan database dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.
Kelebihan – kelebihan MySQL
MySQL juga memiliki kelebihan-kelebihan yang tak kalah bagusnya dengan Database Server lainnya, seperti SQL server, Sybase bahkan Oracle. Kelebihan-kelebihan itu antara lain :
• Dapat bekerja di beberapa platform yang berbeda, seperti LINUX, Windows, MacOS dll.
• Dapat dikoneksikan pada bahasa C, C++, Java, Perl, PHP dan Python.
• Memiliki lebih banyak type data seperti : signed/unsigned integer yang memiliki panjang data sebesar 1,2,3,4 dan 8 byte, FLOAT, DOUBLE, CHAR, VARCHAR, TEXT, BLOB, DATE, TIME, DATETIME, TIMESTAMP, YEAR, SET dan tipe ENUM.
• Mendukung penuh terhadap kalimat SQL GROUP BY dan ORDER BY. Mendukung terhadap fungsi penuh ( COUNT ( ),COUNT (DISTINCT), AVG ( ), STD ( ), SUM ( ), MAX ( ) AND MIN ( ) ).
• Menggunakn GNU automake, autoconf, dan LIBTOOL untuk portabilitas.
• Mendukung terhadap LEFT OUTHER JOIN dengan ANSI SQL dan sintak ODBC.
• Privilege (hak) dan password sangat fleksibel dan aman serta mengujinkan ‘Host-Based’ Verifikasi.
• Mendukung ODBC for Windows 95 (dengan source program). Semua fungsi ODBC 2.5 dan sebagainya. Sebagai contoh kita dapat menggunakan Access untuk connect ke MySQL server.
• Kita dapat menggabungkan beberapa table dari database yang berbeda dalam query yang sama.
• Ditulis dengan menggunakan bahasa C dan C++. Diuji oleh compiler yang sangat jauh berbeda.
Microsoft Access
Microsoft menentukan spesifikasi minimum untuk menjalankan Microsoft Access 2.0 adalah sebuah komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 3.0, RAM berkapasitas 4 megabyte (6 megabyte lebih disarankan) dan ruangan kosong hard disk yang dibutuhkan 8 megabyte (14 megabyte lebih disarankan). Versi 2.0 dari Microsoft Access ini datang dengan tujuh buah disket floppy 3½ inci berukuran 1.44 megabyte. Microsoft merilis Microsoft Access 1.0 pada bulan November 1992 dan dilanjutkan dengan merilis versi 2.0 pada tahun 1993.
Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel , dan Microsoft PowerPoint .
Perangkat lunak tersebut bekerja dengan sangat baik pada sebuah basis data dengan banyak record tapi terdapat beberapa kasus di mana data mengalami kerusakan. Sebagai contoh, pada ukuran basis data melebihi 700 megabyte sering mengalami masalah (pada saat itu, memang hard disk yang beredar masih berada di bawah 700 megabyte).
Nama kode yang digunakan oleh Access pertama kali adalah Cirrus yang dikembangkan sebelum Microsoft mengembangkan Microsoft Visual Basic, sementara mesin pembuat form antarmuka yang digunakannya. pemrograman BASIC harus dikembangkan secara bersama-sama sebagai sebuah aplikasi terpisah tapi dapat diperluas. Proyek ini dinamakan dengan Thunder. Hal tersebut berakhir saat Microsoft merilis Visual Basic for Applications (VBA).
Access mengizinkan pengembangan yang relatif cepat karena semua tabel basis data, kueri, form, dan report disimpan di dalam berkas basis data miliknya. Untuk membuat Query, Access menggunakan Query Design Grid, sebuah program berbasis grafis yang mengizinkan para penggunanya untuk membuat query tanpa harus mengetahui bahasa pemrograman SQL. DI dalam Query Design Grid, para pengguna dapat memperlihatkan tabel basis data sumber dari query, dan memilih field-field mana yang hendak dikembalikan oleh proses dengan mengklik dan menyeretnya ke dalam grid. Join juga dapat dibuat dengan cara mengklik dan menyeret field-field dalam tabel ke dalam field dalam tabel lainnya. Access juga mengizinkan pengguna untuk melihat dan memanipulasi kode SQL jika memang diperlukan.


